Kunci Untuk Mencapai Suatu Keberhasilan dan Kesuksesan

| Selasa, 14 Mei 2013
      Berikut ini saya akan menulis sedikit tentang pokok pikiran saya tentang Kiat untukmenuju Kesuksesan.Tentunya semua orang di dunia sangat mendambakan kesuksesan,karena dengan kita sukses kita akan bangga,bukan cuman kita yang bangga,tapi orang orang terdekat kita pasti juga akan bangga,selain itu kita pasti mendapat jaminan hidup yang lebih dari layak,kita juga akan membahagiakan orang lain teman, jadi apakah sukses itu? menurut saya SUKSES adalah keberhasilan atas semua perjuangan dan usaha tuk  mencapai tujuan tertentu.Pastinya senang bukan,Tiada kesuksesan tanpa sebuah perjuangan seperti kata pepatah berakit rakit kehulu berenang renang kemudian,bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian,Kita pasti tahu kan apa arti dari pantun itu sepertinya saya juga tidak usah bertele tele untuk menerangkannya ya. Perlu diperlukan beberapa cara untuk menuju SUKSES :

1. Niat (Sugestivitas)

      Niat yaitu tekad mencapai sesuatu disertai dengan perbuatan. Didalam mencapai sesuatu, niat merupakan kunci utama untuk mencapai keberhasilan atau kesuksesan sesuatu yang sedang dikerjakan, karena manusia tanpa tekad dan sifat optimisme yang tinggi maka segala sesuatu yang ia capai tidak akan mempunyai manfaat apa-apa bahkan gagal, karena yang ada pada dirinya rasa tidak yakin atau percaya (pesimis) akan keberhasilan sesuatu yang ia kerjakan.


      Jika manusia mempunyai rasa tidak yakin keberhasilan sesuatu yang dikerjakan sedangkan Allah selalu mengkabulkan sesuatu sesuai dangan yang ia niatkan maka ia sudah berburuk sangka terhadap Allah. Didalam hadits Qudsi, Allah berfirman: "Aku tergantung pada prasangka hambaku " (Niat-sugesti )terhadap diriku dan Aku selalu bersamanya apabila ia selalu mengingatku". Dalam Hadits lain Nabi bersabda : "Bahwa segala sesuatu perbuatan harus dilandaskan dengan niat dan perbuatan itu sesuai dengan apa yang diniatkan.Perbuatan seorang muslim  yang dilandasi dengan niat lebih baik daripada perbuatan yang tanpa niat".




           2. Usaha
      Bagaimana jika mendapat kegagalan?pasti kecewa kan?Saya juga sering sekali merasa kecewa atas kerja keras saya dengan hasil yang buruk,banyak orang mungkin gagal satu kali lalu tak mau bangkit untuk terus mencoba,Kenapa seperti itu?Tidak ada yang tidak mungkin,bangkitlah,Kegagalan merupakan sebuah pelajaran untuk kita yang menjadi cambuk semangat untuk kita kembali,Karena Experience is the best Theacher,Dengan kita gagal kita tahu dimana kesalahan kita mari kita perbaiki dan bangkit kembali.
          3.Optimis
      "Apakah saya mungkin jadi begini dengan kondisi seperti ini?" pasti terlintas dalam pikiran masing-masing kata tersebut dalam perjalanan kita tuk mengejar apa yang kita inginkan.Kenapa kita berpikir tentang kelemahan kita,Syukurilah,Karena semua ini adalah Karunia Allah,Untuk kita Manusia yang Alhamdulillah masih normal,jangan sampai kita berpikir seperti itu,Itu dinamakan Pesimis,dimana kita selalu berpikir negatif tentang semua hal mungkin.Selalu Optimis !banyak penyandang cacat bisa berprestasi,bisa berkarya dengan segala kelemahan mereka,Kenapa manusia normal berpikir tidak bisa?Yakinlah kita pasti bisa asal berusaha dan berdoa tak luput dari Syukur dan Karunia yang diberikan Allah.

       4.Ambisius
      Orang yang berambisi pasti lebih mudah perjalanannya tuk mencapai SUKSES.Karena AMBISIUS adalah keinginan keras untuk mencapai suatu tujuan,Ambisi yang kuat pasti akan menjadi semangat dalam perjalanan kita.Pantang Menyerah.
5. Ikhlas untuk dapat diterima.
     Ikhlas secara bahasa artinya jernih atau murni, dan secara istilah adalah beramal tanpa dicampuri oleh sesuatu yang lain semata karena mendekatkan diri kepada Allah. "Ingatlah bahwa ibadah yang setulus-tulusnya itu, harus ditujukan kepada Allah" "Karena itu beribadahlah kepada Allah  dengan Ikhlas beragama untuk Dia semata.Dan tidaklah mereka diperintahkan sesuatu, melainkan untuk beribadah kepada Allah dengan Ikhlas, patuh mengerjakan agama dan mendirikan shalat , mengeluarkan zakat. Itulah agama yang lurus.
      Beramal dengan ikhlas tidaklah mudah, karena syaitan selalu masuk pada hati manusia yang lengah ketika sedang berbuat baik dan mengotori hatinya dengan Ria ( Beramal tidak karena Allah atau karena sesuatu yang lain ) atau kemewahan dunia. Solusinya untuk mencapai Ikhlas kita memohon kepada Allah dijauhkan dari sifat Ria dan menjauhkan hati kita dari unsur-unsur yang selain Allah.Iblis berkata: " Ya Tuhanku karena engkau telah mentakdirkan aku makhluk sesat, maka aku akan menggoda  ( anak-cucu Adam ) dengan keindahan dunia dan akan aku bawa mereka kejalan yang sesat semuanya " ."Kecuali hamba-hambamu yang Ikhlas diantara mereka.
      Ikhlas tempatnya didalam hati, oleh karena itu seseorang tidak mengatahui ibadah orang lain ikhlas atau tidak , hanya Allah dan orang yang sedang beribadah yang mengetahui. Allah tidak menerima amal hambanya yang tidak Ikhlas , karena Allah tidak ingin beribadah yang dicampur adukkan dengan sesuatu yang lain, diakhirat nanti Allah akan menyuruh kepada orang -orang yang berbuat Ria untuk meminta pahala amalnya  kepada selain Allah .
Ikhlas terbagi dua tingkatan
          1. Ikhlas orang Awam : berbuat amal kebaikan karena takut akan siksa / murka Allah dan karena mengharapkan syurga / rahmat Nya. "Dan mereka mengharapkan rahmat / karuniaNya dan takut akan siksaNya . Sesungguhnya siksa Tuhanmu sangat ditakuti 
2. Ikhlas orang Khawas : berbuat amal kebaikan semata-mata karena Allah dan segala tingkah lakunya bertujuan mendekatkan diri kepada-Nya dengan sedekat -dekatnya.
 
Demikian kiat kunci keberhasilan,semoga bermanfaat.terimakasih

0 komentar:

Poskan Komentar

Prev
▲Top▲