Newest Post

Dermawan Rahasia

| Selasa, 14 Mei 2013
Baca selengkapnya »
Sebagai seorang supir selama beberapa tahun di sekitar awal tahun 1910-an, ayahku menyaksikan majikannya yang kaya raya secara diam-diam memberikan uang kepada banyak orang, dan sadar bahwa mereka tidak akan pernah mampu mengembalikan uang itu.

Ada satu cerita yang menonjol dalam kenanganku di antara banyak cerita yang disampaikan ayahku kepadaku. Pada suatu hari, ayahku mengantar majikannya ke sebuah kota lain untuk menghadiri sebuah pertemuan bisnis. Sebelum masuk ke kota itu, mereka berhenti untuk makan sandwich sebagai ganti santap siang.

Ketika mereka sedang makan, beberapa orang anak lewat, masing-masing menggelindingkan sebuah roda yang terbuat dari kaleng. Salah seorang di antara anak-anak itu pincang. Setelah memperhatikan lebih dekat, majikan ayahku tahu bahwa anak itu menderita club foot. Ia keluar dari mobil dan menghentikan anak itu.

"Apakah kakimu membuatmu susah?" tanya orang itu kepada si anak.

"Ya, lariku memang terhambat karenanya," sahut anak itu.

"Dan aku harus memotong sepatuku supaya agak enak dipakai. Tapi aku sudah ketinggalan. Buat apa tanya-tanya? "

"Mm, aku mungkin ingin membantu membetulkan kakimu. Apakah kamu mau?"

"Tentu saja," jawab anak itu. Anak itu senang tetapi agak bingung menjawab pertanyaan itu.

Pengusaha sukses itu mencatat nama si anak lalu kembali ke mobil. Sementara itu, anak itu kembali menggelindingkan rodanya menyusul teman-temannya.

Setelah majikan ayahku kembali ke mobil, ia berkata, "Woody, anak yang pincang itu... namanya Jimmy. Umurnya delapan tahun. Cari tahu di mana ia tinggal lalu catat nama dan alamat orang tuanya. " Ia menyerahkan kepada ayahku secarik kertas bertuliskan nama anak tadi.

"Datangi orang tua anak itu siang ini juga dan lakukan yang terbaik untuk mendapatkan izin dari orang tuanya agar aku dapat mengusahakan operasinya. Urusan administrasinya biar besok saja. Katakan, aku yang menanggung seluruh biayanya."

Mereka meneruskan makan sandwich, kemudian ayahku mengantar majikannya ke pertemuan bisnis.

Tidak sulit menemukan alamat rumah Jimmy dari sebuah toko obat di dekat situ. Kebanyakan orang kenal dengan anak pincang itu.

Rumah kecil tempat Jimmy dan keluarganya tinggal sudah harus di cat ulang dan diperbaiki di sana sini. Ketika memandang ke sekeliling, ayahku melihat baju compang-camping dan bertambal-tambal dijemur di seutas tali di samping rumah. Sebuah ban bekas digantungkan pada seutas tambang pula pada sebuah pohon oak, tampaknya untuk ayunan.

Seorang wanita usia tiga puluh limaan menjawab ketukan pintu dan membuka pintu yang engselnya sudah berkarat. Ia tampak kelelahan, dan tampangnya menunjukkan bahwa hidupnya terlalu keras.

"Selamat siang," ucap ayahku memberi salam. "Apakah Anda ibu Jimmy?"

Wanita itu agak mengerutkan dahinya sebelum menyahut.

"Ya. Apakah ia bermasalah?" Matanya menyapu ke arah seragam ayahku yang bagus dan disetrika rapi.

"Tidak, Bu. Saya mewakili seorang yang sangat kaya raya yang ingin mengusahakan kaki anak Anda dioperasi agar dapat bermain seperti teman-temannya. "
"Apa-apaan ini, Bung? Tak ada yang gratis dalam hidup ini."

"Ini bukan main-main. Apabila saya diperbolehkan menerangkannya kepada Anda dan suami Anda, jika ia ada saya kira semuanya akan jelas. Saya tahu ini mengejutkan. Saya tidak menyalahkan bila Anda merasa curiga."

Ia menatap ayahku sekali lagi, dan masih dengan ragu-ragu, ia mempersilahkannya masuk. "Henry," serunya ke arah dapur, "Ke mari dan bicaralah dengan orang ini. Katanya ia ingin menolong membetulkan kaki Jimmy."

Selama hampir satu jam, ayahku menguraikan rencananya dan menjawab pertanyaan-pertanya an mereka. "Apabila Anda mengizinkan Jimmy menjalani operasi," katanya, "Saya akan mengirimkan surat-suratnya untuk Anda tandatangani. Sekali lagi, kami yang akan menanggung seluruh biayanya."

Masih belum bebas dari rasa terkejut, orang tua Jimmy saling memandang di antara mereka. Tampaknya mereka masih belum yakin.

"Ini kartu nama saya. Saya akan menyertakan sebuah surat kalau nanti saya mengirimkan dokumen-dokumen perizinan. Semua yang telah kita bicarakan akan saya tuliskan dalam surat itu. Andai kata masih ada pertanyaan, telepon atau tulis surat ke alamat ini." Tampaknya sedikit banyak ini memberi mereka kepastian. Ayahku pergi. Tugasnya telah ia laksanakan.

Belakangan, majikan ayahku menghubungi walikota, meminta agar seseorang dikirim ke rumah Jimmy untuk meyakinkan keluarga itu bahwa tawaran tersebut tidak melanggar hukum. Tentu saja, nama sang dermawan tidak disebutkan.

Tidak lama kemudian, dengan surat-surat perizinan yang telah ditandatangani, ayahku membawa Jimmy ke sebuah rumah sakit mewah di negara bagian lain untuk yang pertama dari lima operasi pada kakinya.

Operasi-operasi itu sukses. Jimmy menjadi anak paling disukai oleh para perawat di bangsal ortopedi rumah sakit itu. Air mata dan peluk cium seperti tak ada habisnya ketika ia akhirnya harus meninggalkan rumah sakit itu. Mereka memberikannya sebuah kenang-kenangan, sebagai tanda syukur dan peduli mereka... sepasang sepatu baru, yang dibuat khusus untuk kaki "baru"nya.

Jimmy dan ayahku menjadi sangat akrab karena sekian kali mengantarnya pulang dan pergi ke rumah sakit. Pada kebersamaan mereka yang terakhir, mereka bernyanyi-nyanyi, dan berbincang tentang apa yang akan diperbuat oleh Jimmy dengan kaki yang sudah normal dan sama-sama terdiam ketika mereka sudah sampai ke rumah Jimmy.

Sebuah senyum membanjiri wajah Jimmy ketika mereka tiba di rumah dan ia melangkah turun dari mobil. Orangtua dan dua saudara laki-lakinya berdiri berjajar di beranda rumah yang sudah tua itu.
"Diam di sana, " seru Jimmy kepada mereka. Mereka memandang dengan takjub ketika Jimmy berjalan ke arah mereka. Kakinya sudah tidak pincang lagi.

Peluk, cium dan senyum seakan tak ada habisnya untuk menyambut anak yang kakinya telah "dibetulkan" itu. Orang tuanya menggeleng-gelengka n kepalanya sambil tersenyum ketika memandangnya. Mereka masih tidak bisa percaya ada orang yang belum pernah mereka kenal mengeluarkan uang begitu banyak untuk membetulkan kaki seorang anak laki-laki yang juga tidak dikenalnya.

Dermawan yang kaya raya itu melepas kacamata dan mengusap air matanya ketika ia mendengar cerita tentang anak yang pulang ke rumah itu.
"Kerjakan satu hal lagi, " katanya, "Menjelang Natal, hubungi sebuah toko sepatu yang baik. Buat mereka mengirimkan undangan kepada setiap anggota keluarga Jimmy untuk datang ke toko mereka dan memilih sepatu yang mereka inginkan. Aku akan membayar semuanya. Dan beritahu mereka bahwa aku melakukan ini hanya sekali. Aku tidak ingin mereka menjadi tergantung kepadaku."

Jimmy menjadi seorang pengusaha sukses sampai ia meninggal beberapa tahun yang lalu.

Sepengetahuanku, Jimmy tidak pernah tahu siapa yang membiayai operasi kakinya.

Dermawannya, Mr, HENRY FORD, selalu mengatakan lebih menyenangkan berbuat sesuatu untuk orang yang tidak tahu siapa yang telah melakukannya.

"Ada kebahagiaan yang kita rasakan dari menolong orang lain"

Dermawan Rahasia

Posted by : harmenson sinurat
Date :Selasa, 14 Mei 2013
With 0komentar
Tag :

Jembatan Menuju Impian

|
Baca selengkapnya »

Menuju Impian, Artinya Harus Melewati Gap

Jembatan Menuju Impian
   Coba bayangkan saat Anda berdiri di pinggir suatu sungai yang besar, yang tidak mungkin Anda melaluinya dengan cara meloncat, apalagi melangkah. Sementara Anda sangat memerlukan atau menginginkan untuk dapat melaluinya. Bagaimana perasaan Anda saat menemukan sebuah jembatan yang menghubungkan kedua tepi sungai itu?
     Saat Anda menginginkan sesuatu yang agak sulit untuk dicapai, maka Anda perlu sebuah jembatan yang menuju kepada apa yang Anda inginkan. Keinginan Anda, insya Allah, akan jauh nampak lebih mudah jika sudah terbentang jembatan yang menghubungkan antara Anda pada kondisi sekarang dengan kondisi Anda setelah mencapai mimpi Anda tersebut. Menuju impian memerlukan sebuah jembatan.

Apa Jembatan Menuju Impian Itu?

     Jembatan itulah yang disebut dengan rencana. Rencana yang akan mengubah Anda, bukan kebetulan. Tanpa direncanakan Anda tidak akan berubah. Dalam kehidupan nyata yang saya jumpai, sering orang mengatakan belum siap, atau tidak bisa melakukan atau meraih sesuatu. Ketidaksiapan atau ketidakmampuan tidak akan berubah kecuali kita merencanakan untuk mengubahnya menjadi kesiapan atau kemampuan.
“Change should be a friend. It should happen by plan, not by accident.”
Philip Crosby (“Reflections on Quality”)
     Sebagai contoh, jika Anda bermimpi ingin menjadi pengusaha, namun Anda tidak pernah berusaha mewujudkannya dengan alasan belum siap. Kenapa Anda tidak bertanya, “Kenapa saya belum siap?”
Mungkin Anda menjawab:
  1. “Saya belum punya modal yang cukup.”
  2. “Saya belum bisa menjalan bisnis ini.”
  3. “Saya belum mengetahui celah pasar produk saya.”
  4. dan berbagai ketidak siapan lainnya.
     Maka sekarang Anda bisa mulai membuat jembatan menuju impian Anda. Langkah awalnya dengan bertanya. Sebagai contoh, berikut tiga pertanyaan sebagai respon ketidaksiapan diatas.
  1. Bagaimana agar saya memiliki modal yang cukup?
  2. Bagaimana agar saya bisa menjalankan bisnis?
  3. Bagaimana agar saya bisa menembus celah pasar untuk bisnis saya?
    Saat Anda berusaha menjawab ketiga pertanyaan diatas, maka Anda akan menemukan berbagai solusi. Dan solusi-solusi itu adalah bahan baku untuk menuju impian Anda.
     Tidak semua pertanyaan akan terjawab tuntas. Bahkan saat Anda mencoba menjawab tiga pertanyaan besar tadi, Anda akan menemukan pertanyaan-pertanyaan kecil. Dan, tidak semua pertanyaan akan langsung terjawab saat ini. Namun Anda tidak perlu khawatir, tidak perlu menghentikan langkah Anda. Yang Anda perlukan ialah menjadi “mencari jawaban” sebagai bagian dari rencana Anda. Tidak perlu berhenti, jangan menyerah, dan teruslah cari jawaban.

Pentingnya Jembatan Menuju Impian

    Putuskan apa yang Anda inginkan, kemudian tulislah sebuah rencana, maka Anda akan menemukan kehidupan yang lebih mudah dibanding dengan sebelumnya, kenapa?
  • Rencana adalah pijakan Anda melangkah, bagaimana bisa melangkah jika tidak ada pijakan?
  • Rencana memberikan arah langkah Anda.
  • Rencana memudahkan Anda untuk fokus, dimana fokus akan memberikan hasil yang optimal.
  • Rencana akan membantu Anda mengoptimalkan waktu.
  • Rencana akan menunjukan apakah tujuan Anda bisa dicapai atau tidak
  • Rencana akan mengontrol Anda, sehingga Anda tetap di jalur yang mengarah menuju impian Anda.
  • Rencana membuat kita berfikir lebih sistematis
Kini saatnya bagi Anda untuk membuat sebuah rencana jika Anda inginsukses seperti apa yang dikatakan petenis tenar Andre Agassi,
“Success comes to those who plan their work and then work their plan!”
Allah dalam firman-Nya memerintahkan kepada Nabi  beserta para sahabat untuk membuat rencana ketika akan berangkat atau menghadapi peperangan,
Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).
Sudahkah Anda memiliki jembatan menuju impian Anda?

Lalu Apa Itu Rencana?

Rencana adalah sekumpulan ide-ide tindakan untuk mencapai tujuan. Ide-ide ini seolah menjadi bahan baku bagi Anda untuk membuat sebuah jembatan. Jika seandainya, bahan baku itu kurang, maka Anda harus mencarinya agar lengkap.
Keistimewaan jembatan menuju impian adalah Anda bisa menggunakannya sebelum jembatan itu selesai. Mungkin belum semua ide yang dibutuhkan ada, namun Anda bisa mulai meniti jembatan menuju impian sekarang juga. Mulailah dari ide yang sudah ada.
Kadang Anda akan menemukan ide-ide baru setelah Anda mengaplikasikan ide-ide yang sudah ada. Artinya ide-ide itu berada dibalik ide-ide yang sudah ada. Jadi, buatlah rencana, tetapi tidak perlu menunggu rencana itu sempurna karena Anda bisa mulai bertindak, bahkan saat hanya ada satu ide dalam rencana Anda.
Punya impian? Maka bangunlah jembatan menuju impian Anda!

Jembatan Menuju Impian

Posted by : harmenson sinurat
Date :
With 0komentar
Tag :

Menentukan Tujuan Hidup Yang Jelas

|
Baca selengkapnya »
    Tujuan hidup adalah keyakinan, moral, atau standar yang akan mengendalikan hidup kita, sebab ia (tujuan hidup) memandu pola pikir dan perilaku kita. Contoh seorang ayah ingin meluangkan waktu bersama anak lelakinya. Ia merencanakan nonton pertandingan sepak bola. Tetapi ia kecewa karena mobilnya terjebak macet parah.
     Sesaat kemudian ia segera melupakan rasa kecewa dan kembali ceria, sebab ia ingat tujuannya adalah meluangkan waktu bersama anak tersayang. Nonton bola hanya sarana untuk mencapai tujuan dan bisa diganti dengan cara lain. Lalu ia mampir ke sebuah kafe di pinggir jalan dan ia merasa senang karena benar-benar mencapai tujuannya yaitu menghabiskan waktu berdua dengan anaknya sepanjang hari.
     Contoh lain misalnya dulu menikah tujuannya untuk mencari kebahagiaan berdua. Tetapi setelah dalam proses beberapa tahun, justru masing-masing mencari kesenangan sendiri-sendiri. Proses yang berat atau bahkan sangat mudah terkadang membuat kita lupa pada tujuan semula, sehingga menimbulkan kehancuran, kecewa, kesedihan, dan hal negatif lainnya.


     Itulah mengapa tujuan hidup begitu penting, sebab tujuan hidup menjadikan sikap, perkataan, dan perbuatan kita tetap fokus dan kosisten. Tak jarang segala macam kejadian yang kita alami mempengaruhi emosi dan pengambilan keputusan, sehingga kondisi dan tujuan ikut berubah. Dengan kembali memikirkan tujuan hidup maka kita dapat menemukan makna dan kepuasan dari segala sesuatu yang kita lakukan.
      Memiliki tujuan hidup juga dapat membangkitkan seluruh potensi dan membantu kita menemukan kekayaan sejati. Sebab tak jarang, tujuan hidup itu menggerakkan kita secara aktif, kreatif, dan disiplin dalam melakukan langkah-langkah ekspansi. Dengan kata lain, tujuan hidup itu menjadikan energi dan vitalitas kita meningkat dalam upaya mencapai sesuatu yang jauh lebih bermakna.
     Tujuan hidup juga akan membantu kita menggunakan waktu dan kesempatan dengan sebaik mungkin, sebab kita mengetahui kemana akan menuju. Coba bayangkan jika setiap bangun tidur kita tak mengerti apa yang harus dilakukan? Tanpa tujuan hidup yang jelas akan membuat kita cenderung menyia-nyiakan waktu dan kesempatan, tidak mampu bertindak cepat dan senang menunda-nunda pekerjaan.
     Memiliki tujuan hidup merupakan hal yang menakjubkan. Oleh sebab itu, maka langkah pertama dan terpenting dalam mengarungi kehidupan adalah menentukan tujuan hidup. Beberapa hal berikut mungkin dapat membantu Anda segera menemukannya (tujuan hidup).
     Langkah pertama dalam menentukan tujuan hidup adalah mengenali diri sendiri; apa kekurangan dan kelebihan, apa yang Anda sukai dan inginkan. Keinginan hati yang terdalam seringkali menjadi motivasi yang kuat untuk melakukan langkah-langkah pencapaian. Orang-orang yang terkenal di dunia karena prestasi mereka umumnya memiliki tujuan hidup yang berkaitan erat dengan apa yang ada dalam diri mereka, terutama keahlian dan apa yang mereka sukai.
    Tujuan hidup haruslah baik. Leo Nikolaevich Tolstoy (1828-1910), seorang pemikir dan novelis Rusia, mengatakan, "Satu-satunya arti kehidupan adalah mengabdi pada kemanusiaan." Maka pastikan tujuan hidup Anda berkaitan erat dengan kebaikan dunia sekitar & semua orang, memberi kebahagiaan dan ketenangan; tidak menimbulkan kekesalan, kecurigaan, amarah, kesengsaraan apalagi peperangan, serta hal-hal negatif lainnya.
     Dalam menentukan tujuan hidup, Anda harus memikirkan ke mana akhir perjalanan hidup Anda. Langkah ini hampir sama dengan memikirkan bagaimana tipe pekerjaan yang Anda inginkan, tipe rumah yang Anda sukai, dan lain sebagainya. Terlebih dahulu deskripsikan kehidupan ideal itu, yang membuat Anda benar-benar merasa senang, sehingga dengan senang hati pula Anda menciptakan kemajuan-kemajuan serta menikmati sensasi tantangannya.
     Untuk menentukan tujuan hidup, Anda juga harus menggunakan akal sekaligus hati nurani. Sebab kehidupan yang terbaik adalah selaras dengan pikiran dan hati. Banyak orang lebih bahagia dan sukses, karena mereka hidup dalam keseimbangan; dalam arti menjalankan moral-spiritual, mendapatkan ketenangan dan kepuasan batin, memiliki bisnis, karir dan keuangan yang baik, keharmonisan keluarga, kebugaran fisik, kehidupan sosial menyenangkan, dan lain sebagainya.
     Menentukan tujuan hidup adalah langkah hidup terbesar yang akan membuat Anda mencapai kepuasan dan kebahagiaan. Sebab tujuan hidup yang jelas menjadi sebuah peta untuk membimbing Anda tiba tepat pada tujuan. Jadi jangan tunda lagi, segera tentukan tujuan hidup Anda, sekarang!
Tujuan hidup yang jelas akan memberikan arah hidup bagi anda. Tanpa tujuan hidupanda tidak ada bedanya seperti sebuah debu yang beterbangan menuruti kemana angin berhembus. Tentukanlah tujuan hidup anda mulai dari sekarang. Jangan biarkan rutinitas mengendalikan hidup anda tapi andalah yang harus mengendalikan kehidupan. Jangan biarkan suatu saat nanti anda berkeluh kesal karena waktu habis terbuang hanya untuk berleha-leha dalam hidup.

Di luar sana banyak sekali orang yang bekerja keras dalam hidup. Mereka merasa sudah bekerja keras mati-matian namun hasilnya tetep Nihil. Terus apa sih penyebabnya? Kebanyakan dari mereka belum menentukan arah hidup yang jelas. Jadi sekaranglah saatnya menentukan tujuan hidup kita, buatlah target-target jangka pendek dan jangka panjang dan terus berusaha serta belajar. Jika demikian akan ada prioritas hidup yang mana akan anda jadikan sebagai pegangan dan arah bagi kehidupan anda.

Jika anda sekarang termasuk orang yang masuk mobil taksi tadi, sekarang lah waktu yang tepat untuk mengatakan kepada si sopir. "Pak, antarkan saya menuju Jakarta". Saya yakin anda akan cepat mencapai tujuan hidup anda. Menaiki mobil taksi di atas bukan berarti anda akan di antarkan begitu saja ke tempat tujuan. Sopir taksi adalah kendali anda sementara mobilnya adalah usaha-usaha anda. Jadi harus lebih dalam bertindak serta memiliki arah yang jelas.

Menentukan Tujuan Hidup Yang Jelas

Posted by : harmenson sinurat
Date :
With 0komentar
Tag :

Keseimbangan Itu Penting

|
Baca selengkapnya »

Keseimbangan Itu Penting    Setiap manusia memiliki aktivitas yang berbeda-beda dalam jangka waktu yang sama, 24 jam sehari semalam. Ada yang biasa-biasa saja, agak sibuk, sibuk, bahkan ada yang sangat sibuk dan padat. Namun yang diperlukan tidak hanya kuantitas aktivitas kita, tetapi diperlukan juga kualitas yang baik. Karena tidak ada manfaatnya jika kita sibuk dengan berbagai acara tetapi tidak berkualitas dan tidak menjadi bagian dari tujuan hidup.
      Beberapa aktivitas kita misalnya adalah yang berhubungan dengan pekerjaan, kegiatan kemasyarakatan, hobi, keluarga, ibadah khusus kepada Allah, belajar, dan lain sebagainya. Yang dimaksud ibadah khusus kepada Allah adalah shalat, berdo’a, berdzikir, mengaji, berpuasa, dll. Sedangkan selain itu segala aktivitas kita sebenarnya juga merupakan ibadah jika diniatkan karena-Nya.
     Hal yang harus kita perhatikan adalah keseimbangan di antara semua aktivitas yang dijalankan. Tetapi ini memang tidak mudah untuk dilakukan, karena ketika kita sedang bersemangat dengan suatu aktivitas tertentu, biasanya akan menabrak kebutuhan akan aktivitas yang lain. Dan ini bukanlah hal yang baik. Misalkan ketika kita begitu bersemangat menjalankan hobi baru yang menyenangkan, terkadang kita melupakan waktu. Siang dan malam pikiran dan fokus kita hanya pada hobi tsb. Ini tentunya baik untuk kemudian mengembangkan hobi tsb. Akan tetapi pada akhirnya akan melahirkan sebuah ‘kepincangan’ dalam hidup kita.
      Misalnya, hobi ini membuat kita melalaikan pekerjaan kantor, menabrak waktu-waktu ibadah khusus (misalnya shalat), melupakan keluarga. Walaupun mungkin kita memang akan menjadi suksesdengan menekuninya, tetapi tetap hasil akhirnya akan buruk, karena ibadah dan keluarga adalah pondasi yang penting. Tanpa pondasi yang kuat setinggi apapun gedung akan runtuh.
      Begitu juga sebaliknya, jika kita adalah orang yang sangat ‘shaleh’. Segala aktivitas kita hanyalah ibadah ritual khusus kepada Allah, tetapi tidak memperhatikan pekerjaan, keluarga, masyarakat sekitar. Tetap saja ini merupakan sebuah kepincangan pribadi. Rasulullah saw sendiri pernah melarang sahabat yang ingin shalat tahajud sepanjang malam, sampai-sampai istrinya mengadu kepada rasulullah karena jarang diperhatikan oleh suaminya tsb.
     Melatih diri untuk bersikap adil dan seimbang itu berat, tetapi kita harus berusaha melakukannya. Jadi, bagi siapa saja yang beraktivitas, mari kita perhatikan sudah seimbangkah aktivitas yang saya lakukan? Apakah ada kewajiban lain yang terabaikan karena aktivitas kita tsb? Adakah hak orang lain yang terabaikan? Atau hak diri sendiri yang terabaikan karena begitu sibuknya, tubuh menjadi lemah dan sakit. Tentunya ini menjadi instrospeksi diri penulis dan mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca, terima kasih.

Keseimbangan Itu Penting

Posted by : harmenson sinurat
Date :
With 0komentar
Tag :

Miliki Lebih Banyak Hasil Tanpa Tambahan Kerja

|
Baca selengkapnya »

Memang Bisa?

Miliki Lebih Banyak Hasil Tanpa Tambahan Kerja
     Ada sebagian orang yang akan bertanya, memang bisa?
Jika Anda masih bertanya seperti ini, artinya Anda perlu belajar membuka pikiran. Sebab, jika tidak, Anda akan terpaku oleh pemikiran Anda saat ini dan tidak akan pernah berkembang.
Saya jawab, memang bisa. Anda bisa mendapatkan hasil lebih banyak, apa pun itu, baik dalam bisnis atau pekerjaan tanpa harus menambah kerja Anda.

Bagaimana Caranya?

     Pertanyaan kedua, biasanya ada “bagaimana caranya?”. Kadang ada orang yang langsung bertanya ini, karena dia sudah mengetahui bahwa ini mungkin, tetapi dia hanya belum mengetahui caranya. Ini lebih baik, saat Anda sudah mengetahui bahwa ini mungkin, pemikiran Anda sudah mulai terbuka. Ada peluang bagi Anda untuk berkembang.

Yang Penting Manajemen Waktu

     Kalau Anda memulai kalimat dengan “yang penting”, hati-hati sebab bisa menjadikan yang lainnya menjadi “tidak penting” termasuk isi dari artikel ini. Kalimat seperti ini akan menutup Anda untuk berkembang, sebab tidak ada yang penting bagi Anda kecuali pemikiran Anda sendiri.

Ternyata Sulit, Teori Mudah, Prakteknya Sulit

     Bagi Anda yang ingin meraih kemudahan, Anda harus melalui kesulitan. Serius. Harus ada upaya, kerja keras, keshabaran, dan pengorbanan untuk mendapatkan kemudahan. Serius, Anda harus melalui kesulitan.
Saya katakan sejak awal, ini tidak akan mudah. Artinya jika Anda tidak mau melalui kesulitan, tidak usah lanjutin baca, buang-buang waktu saja. Artikel ini hanya bagi Anda yang siap melalui kesulitan untuk kebaikan dimasa depan.

Beginilah Caranya Mendapatkan Lebih Banyak

Langkah #1: Open Your Mind!

     Langkah pertama agar Anda bisa berkembang dan mengetahui cara mendapatkan lebih banyak adalah bukalah pikiran Anda. Yakinlah Anda bisa menghasilkan lebih banyak tanpa menambah kerja dan buka peluang untuk sesuatu yang baru, yang berbeda dengan apa yang Anda pikirkan selama ini.
   Open your mind bisa berarti Anda siap berubah. Ya, Anda tidak akan mencapai kemajuan jika Anda menutup diri untuk kemajuan. Ibarat sebuah mobil yang kehabisan bensin, tidak akan pernah bisa mendapatkan bensin jika tidak membuka tankinya sehingga mobil tersebut tidak akan melaju lagi.
Bagaimaca cara membuka pikiran?
   Jika Anda sudah membaca sampai kalimat ini, sebenarnya pikiran Anda sudah terbuka dan memiliki peluang maju. Selamat. Kuncinya membuka pikiran Anda, Anda memberikan peluang kepada metode atau cara kerja baru yang lebih baik dibandingkan dengan cara kerja Anda saat ini.
     Anda harus bersedia mengganti metode, sistem, dan cara kerja saat ini. Bagaimana? Siap menggantinya? Jika siap artinya pikiran Anda sudah terbuka. Sederhana bukan? Namun anehnya, masih banyak orang yang tidak mau mengubah cara kerjanya. Dia hanya mengeluh penurunan atau dia mendeg, tapi tidak mau mengubah cara kerjanya.
   Yang, memang tidak mudah mengubah cara kerja. Maka disinilah saya katakan sejak awal, artikel ini tidak berlaku bagi Anda yang tidak mau mengalami kesulitan terlebih dahulu.

Siap Berinvestasi

     Ya, Anda memang perlu berinvestasi jika ingin maju. Serius. Anda bisa berinvestasi melalui waktu maupun melalui uang. Anda bisa melakukannya secara gratis, jika Anda tidak punya uang. Tapi, bagi Anda yang punya uang, sebaiknya beranikan diri untuk investasi uang dibandingkan waktu.
Kata orang barat sana, time is money. Kalau Anda berinvestasi waktu, sebenarnya sama dengan investasi uang. Keduanya sama-sama investasi.
   Namun dari perhitungan saya, saya selalu mengambil kesimpulan bahwa investasi uang jauh lebih menguntungkan dibandingkan investasi waktu. Jadi, investasi waktu hanya dilakukan jika benar-benar Anda tidak bisa (bukan tidak mau) investasi uang. Bahkan, jika Anda tidak punya uang, usahakan punya uang agar bisa digunakan untuk investasi.
OK, untuk apa investasi diperlukan? Untuk mendapatkan daya ungkitagar bisa mempercepat kerja dan memperbesar hasil tanpa upaya tambahan. Daya ungkit yang diperlukan:
  1. Kemampuan atau keterampilan. Bagaimana pun orang yang terampil akan lebih cepat kerja, lebih bagus hasilnya, dan lebih besar manfaatnya. Jadi Anda harus berinvestasi untuk mendapatkan keterampilan tersebut.
  2. Teknologi. Teknologi bisa mempercepat bisnis Anda, bisa mempercepat kerja Anda. Contohnya adalah mesin yang bisa mempercepat produksi. Software yang bisa mempercepat kerja Anda di kantor. Pikirkan, teknologi apa yang Anda butuhkan, dan usahakan bisa mendapatkannya.
  3. Sumber Daya Manusia. Ya, kadang kita memperlukan sumber daya manusia untuk meningkatkan hasil. Pekerjaan-pekerjaan kita bisa didelegasikan, maka delegasikan.
Ya, tentu saja kita harus menghitung, agar tiga daya ungkit diatas itu menguntungkan. Hasil yang Anda dapatkan harus lebih besar dibandingkan dengan investasi yang kita keluarkan. Ini perlu manajemen dan sistem. Usahakan Anda menjadi “nganggur” dengan sistem dan daya ungkit ini, sehingga Anda bisa menggarap proyek lain lagi.
Bukankah keuntungan akan bertambah, tanpa harus menambah kerja Anda?
  hanya orang yang ingin sukses yang dapat melakukannya

Miliki Lebih Banyak Hasil Tanpa Tambahan Kerja

Posted by : harmenson sinurat
Date :
With 0komentar
Tag :

Menjaga Fokus Saat Meraih Tujuan

|
Baca selengkapnya »

Pentingnya Menjaga Fokus

     Salah satu alasan kenapa banyak orang yang tidak bisa meraih tujuan karena kurang bisa menjaga fokus. Fokus sangat penting untuk mencapai tujuan dan untuk mendapatkan hasil sebaik mungkin. Dengan fokus, kita bisa menyatukan energi yang berserak hanya terarah ke satu titik sehingga akan menghasilkan energi yang lebih dahsyat.
      Analoginya seperti kaca pembesar, yang bisa menjadikan sinar matahari yang hangat menjadi sangat panas dan mampu membakar benda yang disinarinya. Coba lihat gambaran fokus yang dilakukan kaca pembesar (lensa) pada gambar dibawah ini:
Menjaga Fokus Saat Meraih Tujuan
     Fokus akan memberikan hasil terbaik. Oleh karena itu kita harusmenjaga fokus saat meraih tujuan.
Menjaga fokus ini memang tidaklah mudah. Untuk meraih tujuan, apalagi tujuan besar, kita perlu kesabaran karena mungkin memerlukan waktu yang lama untuk mencapai tujuan tersebut. Selama proses mencapai tujuan, akan ada banyak hal yang mengganggu dan membuyarkan fokus kita. Jika kita tidak bisa menjaga fokus, maka tercapainya tujuan akan lebih lama bahkan gagal. Menjaga fokus memang tantangan banyak orang.
Apakah Anda akan memakai kaca mata kuda?
    Salah satu tujuan kaca mata kuda adalah agar kuda fokus ke depan. Namun, yang dimaksud menjaga fokus disini bukan berarti Anda akan memakai “kaca mata kuda” sehingga tidak bisa melihat yang lain. Cara fokus seperti ini bahaya. Persis seperti seorang seniman yang hanya melihat seni. Dia tidak bisa melihat yang lainnya seperti aturan agama dan dampak sosial dari hasil karya seninya.
      Yang dimaksud fokus dalam meraih tujuan bukan berarti kita tidak melihat aspek kehidupan lainnya. Misalnya, saat Anda memiliki tujuan mendapatkan mobil, bukan berarti Anda hanya memikirkan mobil, sementara aspek kehidupan lainnya tidak. Jadi jangan sepicik ini.
     Untuk menghindari memakai kaca mata kuda, maka kita harus memahami konsep komitmen. Menjaga fokus yang benar adalah adanya komitmen untuk mencapai tujuan Anda. Komitmen adalah keterlibatan diri dalam mencapai tujuan dalam waktu yang tetap atau bertambah dan dilakukan secara konsisten. Jika tujuan Anda mendapatkan mobil, maka Anda perlu memiliki komitmen untuk mendapatkan mobil, artinya ada satu waktu khusus setiap harinya atau setiap minggunya untuk mendapatkan mobil. Saat Anda bekerja mendapatkan mobil, maka apa yang ada dalam pikiran Anda harus fokus pada upaya mendapatkan mobil ini. Inilah yang disebut fokus. Bukan berarti melupakan yang lain.

Cara Menjaga Fokus

     OK, sekarang kita akan bahas bagaimana cara menjaga fokus dari mulai menetapkan tujuan sampai tujuan tersebut dicapai. Cara-cara menjaga fokus sebenarnya sederhana, bahkan seperti terlihat aneh. Inilah mungkin yang menyebabkan banyak orang yang tidak berusaha untuk menjaga fokus. Karena merasa ribet atau menganggapnya sepele.
   Sudahkah Anda menetapkan tujuan? Anda tidak akan fokus jika Anda belum menetapkan tujuan. Jadi langkah-langkah dibawah ini hanya bisa dilakukan setelah Anda menetapkan tujuan.
Langkah pertama adalah Anda harus mengetahui cara fokus. Silahkan baca artikel Bagaimana Cara Fokus?. Setelah Anda bisa fokus, maka kini saatnya menjaga fokus.

Trik-trik Menjaga Fokus

  1. Ada pengingat atau yang mengingatkan. Kita akan kehilangan komitmen jika kita lupa dengan tujuan kita. Dengan berbagai kesibukan dan kewajiban yang harus kita lakukan setiap hari, kadang kita terlupakan untuk berusaha mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Jadi, harus ada pengingat bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu. Ada banyak ide agar ada pengingat setiap hari:
    • Menempel gambar yang berkaitan dengan tujuan kita di tempat yang setiap hari pasti terlihat. Misalnya Anda cari foto mobil yang Anda ingingkan, kemudian tempel di lemari es atau di kamar tidur Anda. Setidaknya, Anda akan teringat terus setiap hari bahwa Anda sedang mencapai tujuan tertentu.
    • Bekerja sama dengan orang lain, bisa keluarga, untuk saling mengingatkan dalam upaya mencapai tujuan.
    • dan lain-lain
  2. Menghujamkan tujuan Anda ke pikiran bawah sadar Anda. Jika tujuan sudah terhujam dalam pikiran bawah sadar Anda, maka secara otomatis Anda akan teringat kepada tujuan Anda atau tindakan Anda akan diarahkan secara otomatis menuju tujuan Anda. Caranya:
    • Mereview atau membaca tujuan Anda secara berulang-ulang. Dengan suara lantang lebih bagus.
    • Tulis tujuan Anda, dengan tulisan tangan, berulang-ulang. Sampai ratusan kali.
    • Melakukan visualisasi tujuan Anda. Tekniknya bisa Anda baca di Beautiful Mind Power.
  3. Miliki mental juara. Mental juara akan mendorong Anda untuk mencapai tujuan Anda secepat mungkin. Seseorang yang memiliki mental juara tidak akan pernah menunda-nunda. Tidak akan mudah terganggu pikirannya oleh hal lain. Dengan memiliki mental juara, Anda akan lebih mudah untuk menjaga fokus.

Kesimpulan

     Sekarang, Anda sudah memahami sejauh mana pentingnya manfaat fokus. Kurang menjaga fokus akan mengurangi kemungkinan Anda berhasil mencapai tujuan. Orang yang ilmunya sedikit tetapi dia mampu menjaga fokus untuk mencapai tujuannya, maka dia memiliki kemungkinan berhasil lebih besar, dibandingkan orang berilmu tidak bisa menjaga fokus. Apalagi, jika orang berilmu DAN mampu menjaga fokus, dia akan sangat cepat meraih tujuannya.
    Untuk menjaga fokus Anda perlu pengingat, hujamkan tujuan ke pikiran bawah sadar, dan miliki mental juara.

Menjaga Fokus Saat Meraih Tujuan

Posted by : harmenson sinurat
Date :
With 0komentar
Tag :

Kerja Keras Atau Kerja Cerdas

|
Baca selengkapnya »

Pilih Kerja Keras atau Kerja Cerdas?

Kerja Keras Atau Kerja Cerdas     Orang tua kita mengatakan, jika ingin sukses kita harus mau kerja keras. Tetapi, banyak para pelatih sukses yang mengatakan kita harus kerja cerdas. Apa perbedaan kedua istilah tersebut dan mana yang benar?
     Apa yang dikatakan orang tua, belum tentu kuno. Justru ada kebijakan dibalik itu. Begitu juga, kita jangan dulu menolak konsep baru, karena teknologi dan informasi mengalami kemajuan terus. Apakah kerja cerdas itu hanya hiperbola?
    Saya setuju dengan apa yang dikatakan orang tua tentang bekerja keras. Jika mau sukses, kita memang harus bekerja keras. Saya mengetahui beberapa kehidupan orang-orang yang sukses dalam bisnis, mereka bekerja keras untuk bisnis mereka. Orang yang sukses dalam karir, mereka kerja keras dalam karirnya. Begitu juga, orang yang sukses dalam dakwahnya, mereka kerja keras dalam dakwahnya.
    Saat ada orang yang mengatakan kita hanya perlu kerja cerdas, tanpa harus kerja keras, saya tidak setuju. Tapi, saya setuju dengan kerja cerdas. Yang benar menurut saya adalah, kita perlu kerja keras DAN juga kerja cerdas. Jika kita hanya kerja cerdas saja, kita akan kalah oleh orang lain yang kerja cerdas dan kerja keras pula.

Definisi Kerja Keras

     Saya kita, kita tidak akan kesulitan untuk mendefinisikan kerja keras. Kerja keras itu adalah bekerja dengan waktu yang cukup lama dan energi sebesar mungkin. Agar kita bisa memberikan energi yang besar dalam bekerja, artinya kita harus fokus pada pekerjaan kita. Itulah cara memberikan energi terbesar.
     Bagaimana kita bisa bekerja keras? Kuncinya ialah Anda harus memiliki motivasi tinggi. Pelajari bagaimana meningkatkan motivasi secara instan di video Instant Motivation Weapon.

Definisi Kerja Cerdas

     Apa itu kerja cerdas? Kerja cerdas itu adalah bagaimana kita bekerja sebaik mungkin dengan hasil yang lebih besar untuk usaha yang sama. Atau hasil yang sama dengan usaha yang lebih sedikit. Bagaimana caranya? Banyak sekali, kuncinya ialah dengan menggunakan apa yang disebut daya ungkit. Saya yakin, jika Anda setidaknya lulusan SMP, Anda sudah belajar tentang pengungkit pada bab Pesawat Sederhana pelajaran Fisika. Pengungkit adalah alat yang memungkinkan kita bisa menghasilkan kerja dengan usaha sekecil mungkin.
      Contoh pesawat sederhana yang menggunakan daya ungkit adalah dongkrak mobil. Kita tidak akan kuat untuk mengangkat dan menahan mobil dengan tenaga tangan kita, tetapi dengan bantuan dongkrak, kita menjadi mampu mengangkat dan menahan mobil kita tanpa energi yang lebih besar. Pertanyaanya ialah: apa “dongkrak” yang bisa digunakan untuk bisnis atau karir kita?
Anda perlu usaha untuk menemukan daya ungkit dalam bisnis dan karir Anda. Berikut adalah usaha yang bisa Anda lakukan:
  1. Belajar kepada orang lain, apa yang sudah terbukti berhasil yang pernah dilakukan oleh orang lain. Tidak perlu dari nol! Ikuti cara tersebut, Anda tidak akan membuang waktu belajar dari nol lagi.
  2. Carilah ide untuk meningkatkan kinerja atau hasil dari apa yang Anda biasa atau sudah dilakukan. Untuk lebih lengkapnya tentang ini, saya sudah membahas pada ebook Revolusi Waktu. Pada ebook Revolusi Waktu Anda akan belajar bagaimana meningkatkan produktivitas dan mengurangi waktu kita bekerja.
Coba bayangkan, Anda sudah bekerja dengan cerdas ditambah dengan kerja keras, maka sukses insya Allah ada dihadapan Anda.
Sesungguhnya Allah suka kepada hamba yang berkarya dan terampil (professional atau ahli). Barangsiapa bersusah-payah mencari nafkah untuk keluarganya maka dia serupa dengan seorang murid Tuhan
Allah menyukai hamba-Nya yang suka kerja keras.

Kerja Keras Atau Kerja Cerdas

Posted by : harmenson sinurat
Date :
With 0komentar
Tag :
Next → ← Prev
▲Top▲